Dalam surat ini Tuhan Menyatakan bahwa Ia mengetahui semua perkataan dibumi maupun di langit, karena Dia Maha Mendengar dan Maha Mengetahui.
Tuhan Menepati janji dengan cara Menyelamatkan orang-orang yang DikehendakiNya.
Dalam Al-Quran itu banyak sebab-sebab ( bahan-bahan ) yang menjadikan para pembacanya mendapatkan kemuliaan.
Bumi Diciptakan Tuhan tidak untuk Bermain-main.
Gunung-gunung Diciptakan Tuhan di atas bumi agar sewaktu berputar ia tidak berguncang atau tidak oleng.
CATATAN: Kalau anda mempunyai mobil, tentu sering di spooring dan di balancing di tempat servis mobil, dan kalau rodanya berputarnya oleng, tidak lurus, maka ditempelkan beberapa timah-timah di pelek roda, hingga tidak oleng lagi, ini meniru Tuhan yang menempelkan beberapa gunung agar bumi tidak oleng dalam mengitari orbitnya, dan technologi ini membuktikan Al-Quran itu Diturunkan oleh Yang Maha Pandai, dan Maha Mengetahui segala sesuatu, yang ditiru oleh manusia disadari ataupun tidak.
Tuhan juga Menyatakan bahwa manusia itu berperilaku tergesa-gesa.
Tuhan Memperingatkan manusia agar selamat melalui wahyu.
Kepada nabi Musa dan nabi Harun Tuhan MenurunkanTaurat yang merupakan penerangan dan pengajaran bagi orang-orang yang TAKWA kepada Tuhan.
CATATAN: Dalam UUD 1945 yang telah diamandemen, dalam Pasal 31 ayat 3 tentang Pendidikan nasional UUD mengamanatkan kepada bangsa Indonesia dalam hal ini kepada Pemerintah dan DPR-RI agar melaksanakan pesan UUD tadi menjadi UU pendidikan nasional mewajibkan seluruh bangsa Indonesia mempelajari terjemahan kitab-kitab suci yang ada, hingga bangsa menjadi takwa, jadi tak ada koruptor dan tak ada teroris dengan kesadaran sendiri.Tetapi sampai hari dibuat blog ini Presiden dan DPR-RI tak melaksanakannya karena kebanyakan mereka juga tak pernah tamat membaca kitab suci agama masing-masing. Itulah sebabnya maka Tuhan belum Menurunkan kemakmuran yang merata hingga saat ini di Indonesia walau presidennya silih berganti berpangkat jenderal maupun bertitel doktor, doktor beragama Islam tapi tak pernah tamat Quran.
Salah satu arti TAKWA ialah takut kepada azab Tuhan, walau Tuhan tidak dilihatnya. Dan takut akan saat tibanya hari kiamat kelak.
Tuhan juga dalam FirmanNya Menjelaskan bahwa Al-Quran itu berupa Peringatan dan mempunyai berkah ( ada berkah bagi mereka yang suka membaca dan mengamalkannya secara rutin, Insya Allah ).
Nabi Ibrahim merasa heran melihat kaumnya pada saat itu tekun beribadah tetapi terhadap patung.
Maka patung-patung itu dihancurkannya, dan disisakan satu yang paling besar. Dan ketika orang-orang bertanya kepadanya siapa yang menghancurkan patung-patung sesembahan mereka, maka nabi Ibrahim menjawab sambil menunjuk patung besar itu agar mereka "bertanya" padanya. Ibrahim juga menyalahkan orang-orang yang menyembah sesuatu yang tidak bisa memberikan manfaat.
Raja Namrud memerintahkan tentaranya agar membakar nabi Ibrahim, akan tetapi Tuhan menjadikan api itu dingin khusus bagi Ibrahim, hingga ia selamat.
http://ke22alhaj.blogspot.com
Tuhan Menepati janji dengan cara Menyelamatkan orang-orang yang DikehendakiNya.
Dalam Al-Quran itu banyak sebab-sebab ( bahan-bahan ) yang menjadikan para pembacanya mendapatkan kemuliaan.
Bumi Diciptakan Tuhan tidak untuk Bermain-main.
Gunung-gunung Diciptakan Tuhan di atas bumi agar sewaktu berputar ia tidak berguncang atau tidak oleng.
CATATAN: Kalau anda mempunyai mobil, tentu sering di spooring dan di balancing di tempat servis mobil, dan kalau rodanya berputarnya oleng, tidak lurus, maka ditempelkan beberapa timah-timah di pelek roda, hingga tidak oleng lagi, ini meniru Tuhan yang menempelkan beberapa gunung agar bumi tidak oleng dalam mengitari orbitnya, dan technologi ini membuktikan Al-Quran itu Diturunkan oleh Yang Maha Pandai, dan Maha Mengetahui segala sesuatu, yang ditiru oleh manusia disadari ataupun tidak.
Tuhan juga Menyatakan bahwa manusia itu berperilaku tergesa-gesa.
Tuhan Memperingatkan manusia agar selamat melalui wahyu.
Kepada nabi Musa dan nabi Harun Tuhan MenurunkanTaurat yang merupakan penerangan dan pengajaran bagi orang-orang yang TAKWA kepada Tuhan.
CATATAN: Dalam UUD 1945 yang telah diamandemen, dalam Pasal 31 ayat 3 tentang Pendidikan nasional UUD mengamanatkan kepada bangsa Indonesia dalam hal ini kepada Pemerintah dan DPR-RI agar melaksanakan pesan UUD tadi menjadi UU pendidikan nasional mewajibkan seluruh bangsa Indonesia mempelajari terjemahan kitab-kitab suci yang ada, hingga bangsa menjadi takwa, jadi tak ada koruptor dan tak ada teroris dengan kesadaran sendiri.Tetapi sampai hari dibuat blog ini Presiden dan DPR-RI tak melaksanakannya karena kebanyakan mereka juga tak pernah tamat membaca kitab suci agama masing-masing. Itulah sebabnya maka Tuhan belum Menurunkan kemakmuran yang merata hingga saat ini di Indonesia walau presidennya silih berganti berpangkat jenderal maupun bertitel doktor, doktor beragama Islam tapi tak pernah tamat Quran.
Salah satu arti TAKWA ialah takut kepada azab Tuhan, walau Tuhan tidak dilihatnya. Dan takut akan saat tibanya hari kiamat kelak.
Tuhan juga dalam FirmanNya Menjelaskan bahwa Al-Quran itu berupa Peringatan dan mempunyai berkah ( ada berkah bagi mereka yang suka membaca dan mengamalkannya secara rutin, Insya Allah ).
Nabi Ibrahim merasa heran melihat kaumnya pada saat itu tekun beribadah tetapi terhadap patung.
Maka patung-patung itu dihancurkannya, dan disisakan satu yang paling besar. Dan ketika orang-orang bertanya kepadanya siapa yang menghancurkan patung-patung sesembahan mereka, maka nabi Ibrahim menjawab sambil menunjuk patung besar itu agar mereka "bertanya" padanya. Ibrahim juga menyalahkan orang-orang yang menyembah sesuatu yang tidak bisa memberikan manfaat.
Raja Namrud memerintahkan tentaranya agar membakar nabi Ibrahim, akan tetapi Tuhan menjadikan api itu dingin khusus bagi Ibrahim, hingga ia selamat.
http://ke22alhaj.blogspot.com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar